Profil

logo_pattiro[5]_blu copy copyPusat Telaah dan Informasi Regional (PATTIRO) Surakarta dirintis tahun 2000 sebagai bentuk kepedulian mahasiswa/santri Pondok Pesantren Al-Muayyad Windan, aktifis mahasiswa, jurnalis, peneliti sosial dan pemerhati sosial untuk menyelenggarakan pendidikan kewargaan bagi masyarakat. Cita-cita tersebut disemangati oleh aktivitas penelitian dan advokasi yang dilakukan oleh PATTIRO di Jakarta.

Basis pemahaman realitas sosial digali melalui penelitian ”Kesiapan Institusi Lokal dalam Pengawasan Kebijakan Publik Daerah pada Era Otonomi Daerah” bersama-sama dengan Jaringan PATTIRO RAYA di 10 kota/kabupaten: Surakarta, Semarang, Pekalongan, Kendal, Malang, Gresik,. Surabaya, Tangerang, Serang, Bandung dan Jakarta, pada tahun 1999-2001.

Pilihan Metode Participatory Action Research (PAR), memberikan inspirasi untuk memfokuskan beraktivitas pada: Penguatan Partisipasi masyarakat dalam Pengusulan Kebijakan –Perda Becak/lalu-lintas—(2001-2003), Partisipasi Perempuan dalam Kebijakan Publik (2002-sekarang), Penguatan Partisipasi Masyarakat untuk Pengawasan Anggaran Publik (2003-Sekarang), Advokasi Anggaran Responsif Gender (2003-Sekarang), Penguatan Kelompok Masyarakat Rentan untuk Monitoring Kinerja Eksekutif dan Legislatif (2005), Riset Kebijkan, Pelatihan Advokasi Kebijakan Publik Daerah, dan Penerbitan Media untuk Mempengaruhi Kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.

Lebih jauh tentang PATTIRO Surakarta