Sosialisasi Program Penguatan Kader Posyandu di Bojonegoro

IMG_9197Bojonegoro, 13/02. Kader Posyandu juga harus pintar, pintar ngeyel yang konstruktif, sehingga kalau ada yang ngeyel, kita tidak salah ambil kebijakan dalam rangka mengantar masyarakat lebih baik, salah satu petikan sambutan Pak Hartono Camat Gayam, sehingga membuat seluruh hadirin tertawa terbahak-bahak, saat Sosialisasi Program Penguatan Posyandu Untuk Peningkatan Kesehatan Masyarakat Melalui Promosi Kesehatan Di Bojonegoro, 12 februari 2015, bertempat di Kantor Kecamatan Gayam, sebagai tindak lanjut agenda program pasca Kick Off meeting, yang dihadiri pula oleh Kepala puskesmas gayam, TP PKK kecamatan Gayam, TP PKK 12 desa se kecamatan gayam, Kepala Desa 12 desa se kecamatan Gayam, Bidan Desa 12 Desa se Kecamatan Gayam, Kader Posyandu 12 Desa se Kecamatan Gayam,Perwakilan EMCL Indonesia, Tim Program PATTIRO Surakarta.

Camat Gayam juga menyampaikan di butuhkan komitmen bersama kades, kader, dan bidan; itu yang pertama. EMCL Indonseia dan PATTIRO sudah mendukung sehingga tanpa kemitraan tidak akan jalan, sehingga komitmen butuh waktu, pikiran, biaya. sehingga harus bisa seimbang antara usaha ekonomi kader dan pelatihan  di program ini, sehingga sejalan dengan program pemerintah daerah mencanangkan Program Desa Sehat dan Cerdas. Diharapkan juga seluruh stakeholder posyandu, dapat saling menyampaikan data, sehingga tahu bersama apa yang mau kita lakukan di posyandu dapat kita dukung bersama.

Ibu Lisa sebelum memberikan sambutannya mewakili EMCL Indonesia, memutar video Industri Hulu Migas sebagai gambaran aktifitas yang dilakukan EMCL Indonesia di Kabupaten Bojonegoro, beliau menyampaikan Dalam pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan, ada 3 pilar utama dalam program kami, salah satunya kami bermitra dengan PATTIRO Surakarta, dalam penguatan di isu kesehatan, yang juga sasarannya ada bidan dan kader posyandu. Harapannya keberadaan Pattiro yang ahli dalam penguatan posyandu melalui program ini ada ilmu baru dan ada manfaat bagi masyarakat, kalau ada pertanyaan bisa di sesi yang lain.

Selain itu, Andwi Joko sebagai direktur Pattiro Surakarta, dalam sambutannya mengatakan berterimakasih kepada pak camat dalam dukungan penyelenggaraan kegiatan hari ini, kami dari PATTIRO Surakarta merupakan organisasi nirlaba yang memfokuskan pada isu pelayanan publik, isu advokasi riset dan pendampingan. Semenjak 2003 sampai dengan 2014 kami melakukan pendampingan posyandu, yang berhasil menaikkan insentif kader setiap tahunnya, kami pun mendorong di tingkat kota surakarta dimana kader posyandu membentuk FKKP (Forum Komunikasi Kader Posyandu). Sehubungan dengan pengalaman kami di solo, maka kami mengadakan kerjasama dengan EMCL, untuk pelaksanaan program di bojonegoro.

Setelah camat Gayam, membuka kegiatan secara resmi dilanjutkan dengan paparan program oleh Tohar Muchlasin sebagai Program Manager, seluruh stakeholder yang hadir merespon dengan baik untuk sesegera mungkin dilakukannya implementasi kegiatan, yang diawali dengan kegiatan Forum multi stakeholder (FMS) sebagai ruang awal untuk menggali informasi, Lima Desa mengagendakan pertemuan FMS tahap I, Cluster 6 (Desa Katur) mengagendakan pada 16 Feb 2015, Cluster 2 (Desa Mojodelik dan Desa Bonorejo) pada 18 Feb 2015, Cluster 1 (Desa Gayam) pada 21 Feb 2015, Clsuter 4 (Desa Sudu) pada 23 Feb 2015.

Rokhmad Munawir

lebih lanjut tentang beliau sila kunjungi blog pribadinya di Rerasan dari Dusun

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *