Sinergitas Layanan Adminduk

IMG_20130924_094446Selasa (24/9) PATTIRO Surakarta kembali melakukan audiensi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surakarta. Kali ini dalam tajuk penyampaian hasil Community Led Monitoring (CLeM). Layaknya survey kepuasan pelayanan/pengguna layanan antara lain Citizen Report Card (CRC), CLem juga menampilkan temuan dari sisi kepuasan pengguna layanan ditambah dengan penilaian terhadap kinerja birokrasinya.

Kedatangan PATTIRO Surakarta beserta rekan-rekan komunitas mitranya diterima dengan sangat baik dari pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Surakarta, meskipun pada kesempatan kali ini Kepala Dinas tidak dapat ikut serta saat diskusi audiensi. Hadirnya Sekretaris Dinas dan beberapa Kepala Bidang cukup membuat efektif komunikasi dua arah saat audiensi berlangsung.

“Kami sangat berterimakasih kepada teman-teman PATTIRO yang telah menjalin kerjasama yang baik dan juga terimakasih atas masukan dari teman-teman PATTIRO Surakarta”, kata Bapak agus selaku Sekretaris Dinas yang siang itu (24/9) memimpin jalannya audiensi hasil CLeM.

Disampaikan oleh Rokhmad Munawir, Koordinator Program SIAP 2 bahwa tajuk dari audiensi dengan Dispendukcapil kali ini adalah penyampaian CLeM pada 3 bidang sektor layanan yaitu pada layanan adminduk, kesehatan dan pendidikan. Hasil temuan dari unit lokasi sampel yakni di Dispendukcapil, Kec. Serengan, Kec. Banjarsari temuan paling menonjol adalah tentang ketersediaan akses bagi kelompok berkebutuhan khusus. Masih dikeluhkan oleh 53% pengguna bahwa fasilitas layanan belum ramah bagi kelompok khusus seperti, disabilitas, lansia, perempuan hamil dan anak-anak.

“Harapannya akan ada loket yang terpilah bagi kelompok khusus. Jika nantinya akan didirikan gedung pelayanan yang baru di tahun 2014 maka pendirian bangunan mengacu pada IMB yang ramah difabel. Rekomendasi kami selanjutnya adalah ada pelibatan kelompok khusus dalam perencanaan terutama dalam pembangunan fisik”, ungkap Rokhmad Munawir diawal diskusi.

Ditambahkan oleh Bapak Alex T., komunitas mitra PATTIRO Surakarta dari Kecamatan Serengan mengadukan perihal aksesibilitas masyarakat dalam mengakses layanan administrasi kependudukan terutama saat dibenturkan dengan adanya Biro Jasa Pelayanan Publik. Adanya Biro Jasa Pelayanan perlu adanya kroscek dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil agar pelayanan dapat tetap berjalan sesuai Standar Pelayanan dan Standar Operasional Prosedur (SOP).

BU5ST4mCQAALXScTanggapan dari pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil akan berusaha menindaklanjuti masukan-masukan PATTIRO Surakarta dan komunitas mitranya serta temuan CLeM. Hal-hal yang dapat ditindaklanjuti langsung akan diupayakan segera dilaksanakan Dispendukcapil, akan tetapi memang diakui keterbatasan anggaran daerah membuat pelayanan prima belum mampu terwujud. Terlebih mewujudkan zero complain diakui Dispendukcapil masih sangat sulit untuk diwujudkan ditengah kompleksnya kebutuhan dan harapan pengguna layanan.

“Fisik kantor saat ini memang belum memadai, akan diubah lokasi kantor pelayanan di tahun depan saat kantor pelayanan BPMPT berpindah di gedung baru dan dispendukcapil akan diberi lokasi dua ruangan di bekas kantor BPMPT. Kami akan menempatkan ruang pelayanan di lantai 1 kemungkinan besar di tahun depan”, jawan Bapak Agus menanggapi hasil temuan CLeM. Beliau juga mengaku lebih tertarik pada persoalan BPJ dan aksesibilitas bagi masyarakat menengah ke bawah yang datang sendiri mengakses layanan.

Masalah biro jasa tidak dipungkiri, muncul karena pola perilaku masyarakat yang butuh dan ada sisi masyarakat yang lain menawarkan jasa. Dispendukcapil akan berusaha memperbaiki pelayanan dari Biro Jasa Pelayanan. Selama ini Biro jasa telah dikumpulkan dan dibekali pihak Dispendukcapil dengan wawasan prosedur, standar pelayanan. Ke depan Dispendukcapil akan mencoba meminimasilir jumlah biro jasa dengan berupaya memberikan pelayanan sesuai SOP dan pelayanan prima.

Masalah pengelolaan pengaduan, saat ini diungkapkan oleh Bapak Agus akan disiapkan sms center untuk menampung dan menjawab masukan dari masyarakat. Tentu saja semua itu tidak akan terwujud. Butuh political will dari dinas terkait sangat berpengaruh dalam mewujudkan cita-cita pelayanan yang adil dan berkualitas.

Rokhmad Munawir

lebih lanjut tentang beliau sila kunjungi blog pribadinya di Rerasan dari Dusun

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *