PIK R, Langkah Strategis Menekan Angka Pernikahan Dini

IMG-20160904-WA0001 (1)

Study banding dibuka oleh Kepala badan pemberdayaan masyarakat perempuan dan keluarga berencana (BPMPKB), Dwi Wahyuni.

REMBANG – Pattiro Surakarta di dukung oleh Exxon Moobil Cepu Limited (EMCL) lakukan study banding bersama remaja dampingan (kecamatan Gayam Kab. Bojonegoro), ke pusat informasi konseling remaja PIK R GRESS (Gerakan Remaja Sehat Sanetan) yang ada di desa Sanetan, Kec. Sluke, Kab. Rembang. Acara tersebut digelar di balai desa sluke kemarin (9/4). Sebanyak 50 remaja dan stakeholder terkait juga turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Manager Program, Tohar menjelaskan latar belakang kegiatan study banding adalah sebagai bekal pembentukan PIK R di masing-masing desa di wilayah Gayam Kabupaten Bojonegoro.

‘’Kondisi Sanetan, secara geografis memiliki kesamaan dengan desa yang ada di Gayam sehingga dirasa tepat untuk dijadikan lokasi studi banding, salah satu dari kesamaan tersebut adalah daerah tambang. “ ujarnya.

Kepala badan pemberdayaan masyarakat perempuan dan keluarga berencana (BPMPKB), Dwi Wahyuni mengungkapkan, PIK R GRESS telah memperoleh berbagai macam prestasi, diantaranya adalah, juara satu PIK tingkat kabupaten dan tingkat Provinsi. Selain itu mewakili duta genre juara tiga dan lomba pidato kependudukan tingkat kabupaten tahun ini.

‘’PIK R merupakan wadah pemberdayaan remaja yang tepat dan strategis untuk menekan angka pernikahan dini, angka kematian ibu dan berbagai macam prmasalahan lainnya, sehingga dapat menciptakan generasi yang berkualitas’’, tambahya.

Setelah kegiatan tersebut dibuka, acara dilanjutkan dangan diskusi terfokus  melalui sharing antar remaja. Hingga menjelang sore, puluhan remaja tersebut terlihat  begitu antusias mengikuti jalanya kegiatan.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *