Peningkatan Kapasitas SDM sebagai Wujud Pengentasan Kemiskinan

PhotoSURAKARTA – Bantuan merupakan hal yang didambakan sekian banyak warga miskin, akan tetapi yang sifatnya kariatif cenderung tidak efektif, karena akan langsung habis. Begituah masukan Andwi Joko (Direktur Pattiro Surakarta) kemarin, Rabu (3/8) saat menghadiri rapat pleno triwulan kedua TPKD (Tim Penanggulangan Kemiskinan Daerah) Surakarta.

Dia menambahkan ,‘’Bantuan kariatif sifatnya sesaat, berbeda dengan bantuan yang sifatnya bisa memberdayakan masyarakat seperti pelatihan dan lain sebagainya, karena peningkatan prekonomian tumbuh seiring dengan peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan harusnya ada peningkatan alokasi anggaran untuk survey updating warga miskin sehingga tepat sasaran’’.

Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo dan Ketua DPRD Kota Surakarta, Teguh Prakosa serta stakeholder terkait juga turut hadir. Rapat pleno tersubut digelar di Ruang menganti Praja kompleks balaikota Surakarta.
Ketua DPRD Kota Surakarta, Teguh Prakosa megatakan validasi sangatlah penting agar program tersebut benar-benar tepat sasaran.

‘’Koordinasi antara SKPD dan TPK Kelurahan harus ditingkatkan supaya memperoleh hasil yang maksimal, sehingga angka kemiskinan di kota bisa menurun,’’ tambahnya.

Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo menyampaikan, TKPK nantinya akan terus mengupdate data warga miskin setiap saat, Pemkot akan menetapkan enam bulan sekali dalam surat keputusuan (SK) Wali Kota,.

‘’Dalam program ini, ada lima kelurahan yang akan dijadikan pilot project yakni kelurahan Kadipiro, Mojosongo, Tipes, Panjang dan Semanggi, ’’ ungkapnya.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Solo, Ahyani. Pembentukan TKPK lebih efektif dalam mendata dan memverifikasi warga miskin kota. Dia berharap program penanggulangan kemiskinan bisa tepat sasaran sehingga tidak ada lagi warga miskin yang tercecer.

Menurutnya, ada data penduduk yang sudah meningga atau pidah namun masih tercatat. Ahyani akan memperkuat kinerja TPKK supaya mampu mendata di wilayah masing-masing. (ain).

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *