Pengetahuan Masyarakat tentang Dana BOS

Pada tahun 2011/2012, Pusat Telaah dan Informasi Regional (PATTIRO) Surakarta melakukan sebuah penelitian mengenai implementasi Program BOS di Kota Surakarta. Penelitian tersebut dibagi dalam dua ranah. Ranah pertama adalah penelitian dalam menemukan pelaksanaan implementasi program BOS. Ranah kedua adalah studi perbandingan peraturan perundangan dengan pelaksanaan lapangan.

Berdasarkan penelitian yang dilaksanakan oleh PATTIRO Surakarta mengenai pengetahuan masyarakat tentang Program BOS di Kota Surakarta yang dilaksanakan pada tahun 2011/2012, menghasilkan beberapa temuan sebagai berikut:

  1. Kebanyakan masyarakat tidak tahu tentang dana BOS secara detail. Tapi ada juga masyarakat yang memahami dana BOS itu merupakan dana subsidi untuk pendidikan. Mengenai sumbernya dari mana mereka tidak tahu.
  2. Masyarakat masih banyak yang tidak paham mengenai jumlah pagu atau alokasi dana BOS per siswa per tahunnya.
  3. Mengenai peruntukan dana BOS, masyarakat juga tidak memahaminya. Bahkan sangat kurang sosialisasi mengenai hal tersebut baik oleh pihak sekolah maupn Dinas Pendidikan.
  4. Bahwa ternyata di banyak sekolah masih ada banyak pungutan meskipun sudah ada dana BOS. Seperti di salah satu SMP Negeri favorit di Surakarta yang masih memberlakukan penarikan uang gedung serta uang buku dan seragam bagi mereka yang mampu maupun tidak mampu.
  5. Tanggapan terhadap penentapan dana yang sudah di-cover oleh BOS tapi orang tua murid masih ditarik lagi dengan alasan dana BOS belum mencukupi kebutuhan belajar siswa, banyak orang tua yang mengeluhkannya sebab menurut informasi yang mereka dapatkan adalah bahwa dengan adanya dana BOS maka pendidikan dasar menjadi gratis. Namun, kebanyakan orang tua meskipun mereka keberatan, mereka masih rela membayar meskipun dengan cara berhutang daripada nanti anaknya yang terkena imbasnya.
  6. Berkenaan dengan Transparansi dana BOS ke orang tua siswa, banyak masyarakat yang menyatakan belum ada laporan dari pihak sekolah tentang penggunaan dan BOS secara rinci. Biasanya orang tua siswa hanya mendapatkan edaran penggunaan dana tapi sumbernya dari mana orang tua tidak paham dan tidak bisa mengkritisinya.
  7. Berkenaan dengan partisipasi pada perencanaan penggunaan dana BOS, masyarakat tidak tahu atau ada yang tahu namun tidak pernah diajak atau dilibatkan oleh sekolah. Ketika ditanyakan hal tersebut selalu mendapat jawaban sudah melibatkan Komite Sekolah dan tidak pernah informasi mengenai proses perencanaan yang dilakukan.

Oleh Tim Pelaksana Program SIAP 2 PATTIRO Surakarta

Rokhmad Munawir

lebih lanjut tentang beliau sila kunjungi blog pribadinya di Rerasan dari Dusun

You may also like...

1 Response

  1. Kun Prastowo says:

    Belum transparan….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *