Pembukaan Porprov Spektakuler Bibit Kecam Praktik Impor Atlet

Edisi : Rabu, 29 Juli 2009 , Hal.1

Solo (Espos)

Pesta pembukaan Porprov Jateng 2009 di Stadion Manahan, Selasa (28/7) malam, benar-benar berlangsung spektakuler. Hal ini membuktikan janji yang dilontarkan Walikota Solo, Joko Widodo, beberapa hari lalu.

Sementara itu Gubernur Jateng, Bibit Waluyo mengecam praktik impor atlet yang masih marak. Ia mengimbau setiap daerah melakukan pembinaan serius sehingga prestasi didapat secara murni, bukan lewat cara-cara tidak sportif. ”Saya sangat tidak setuju dengan program instan beli atlet dari daerah lain hanya untuk jadi juara. Cara-cara seperti itu tidak sportif dan menghalangi ruang kreativitas. Prestasi olahraga harus diraih secara murni,” kata Bibit, sebelum resmi membuka Porprov Jateng XIII/2009 ini dengan pemukulan genderang barongsai.

Gubernur asal Klaten itu meminta Dinas Pendidikan dan Olahraga di masing-masing daerah ikut aktif memberantas praktik curang seperti itu.

Atmosfer di Stadion Manahan terasa luar biasa ketika rangkaian acara pembukaan Porprov disajikan kemarin malam. Selain Gubernur Jateng, seremonial ini juga dihadiri anggota DPRD Jateng, Ketua KONI Jateng Soediro Atmoprawiro dan Walikota Solo, Jokowi.

[singlepic id=60 w=161 h=240 float=left]Diawali dengan defile atlet dari 35 kabupaten/kota, adrenalin penonton dibuat tarus terpacu hingga acara selesai. Unjuk kekompakan dan kepolosan lebih dari 1.000 anak berpakaian merah putih dalam pentas Seribu Satu Tangan Perkusi Gema Kemenangan, keeksotisan Solo Batik Carnival, pentas drumband dari Akademi Militer (Akmil) Magelang, hingga pesta kembang api selama hampir 20 menit menjamin acara pembukaan ini akan terus dikenang. Tata lampu yang cukup memesona dan alunan lagu-lagu pembangkit semangat dari anak-anak sekolah musik di Solo menambah semarak suasana di dalam stadion.

Ketegangan tinggi sempat melingkupi seisi stadion tatkala memasuki prosesi penyalaan obor kaldron Porprov. Sesi ini dibuka masuknya obor Porprov ke dalam stadion yang dibawa sambil berlari oleh sprinter Suryo Agung Wibowo dan perenang Shelomita Elizabeth. Kemudian di sisi tribun utara, proses penyalaan kaldron digelar. Di luar perkiraan, animo masyarakat menyaksikan pesta pembukaan ternyata sangat tinggi. Stadion Manahan nyaris tak mampu menampung antusiasme penonton, mengingat panitia sengaja mengerahkan 29.000 siswa untuk memenuhi stadion. Diperkirakan hampir 40.000 massa datang menyesaki Stadion Manahan, sampai meluber ke sentel ban. Petugas keamanan pun dibuat bekerja ekstra keras guna memastikan semua berjalan lancar.

Source

http://www.solopos.co.id/zindex_menu.asp?kodehalaman=h01&id=281290

Irfan

Bergabung dengan PATTIRO Surakarta sejak 2009 sebagai Staff IT. Tugas utamanya adalah mengelola keberadaan situs PATTIRO Surakarta ini. Blog pribadinya adalah http://irfanhanafi.web.id.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *