Hasil survei WRC ”Pelayanan publik di Boyolali perlu dibenahi”

Boyolali (Espos)
Pelayanan terhadap publik di Kabupaten Boyolali hingga kini masih menjadi sorotan meskipun beberapa waktu lalu kabupaten itu pernah meraih penghargaan terkait layanan publik.
Hasil survei yang dilakukan Pusat Telaah dan Informasi Regional (Pattiro) Surakarta melalui Women Report Card (WRC), menyebutkan sejumlah pelayanan publik di Boyolali masih perlu dibenahi.
Direktur Pattiro Surakarta, Alif Basuki memaparkan dalam survei WRC tersebut, pihaknya melibatkan sebanyak 400 responden perempuan yang tersebar di 19 kecamatan di Kabupaten Boyolali. Jenis layanan publik yang menjadi target survei antara lain pelayanan mendasar seperti bidang pendidikan, kesehatan, kependudukan dan catatan sipil, serta ketenagakerjaan, transmigrasi dan sosial.
“Dari jenis layanan publik yang disurvei, antara lain di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos), ternyata masih perlu dilakukan pembenahan pada sektor-sektor layanan publik tersebut,” ungkap Alif ketika ditemui wartawan seusai Seminar Hasil Survei WRC yang digelar di Rumah Makan Elang Sari Boyolali, Selasa (9/3).
Dicontohkan Alif, di bidang pendidikan, hasil survei dari responden menyebutkan bahwa beasiswa masih sangat dibutuhkan terutama bagi pelajar yang kurang mampu. Di samping itu, perlu adanya peningkatan kualitas pendidikan maupun tenaga pendidikan.
Sementara di bidang kesehatan, Alif menilai perlu ditingkatkannya sosialisasi terkait program-program kesehatan yang telah dilaksanakan Pemkab Boyolali. Sebab menurut Alif, dari hasil survei, banyak responden perempuan menyatakan ketidaktahuannya terhadap program-program di bidang kesehatan.
Saat dimintai tanggapan terkait hasil survey WRC oleh Pattiro Surakarta, Kabid Pemerintahan dan Sosial Budaya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Boyolali, Usfal Pius menyambut baik adanya survei-survei itu. Menurutnya hasil survei seperti itu akan menjadi masukan, informasi, maupun koreksi dari kebijakan pemerintah. – sry

Source:
http://edisicetak.solopos.co.id/sp_search_detail_tamu.asp?id=58858

Irfan

Bergabung dengan PATTIRO Surakarta sejak 2009 sebagai Staff IT. Tugas utamanya adalah mengelola keberadaan situs PATTIRO Surakarta ini. Blog pribadinya adalah http://irfanhanafi.web.id.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *