Pattiro: Anggaran Bintek DPRD terlalu besar

Edisi : 10/09/2009, Hal.III

Laweyan (Espos)

Pusat Telaah dan Informasi Regional (Pattiro) Solo menilai alokasi anggaran untuk kegiatan bimbingan teknis (Bintek) bagi 40 anggota Dewan baru senilai Rp 3,5 juta/orang itu merupakan wujud pemborosan anggaran, karena nilai anggarannya terlalu besar.

Pattiro juga mempertanyakan mekanisme kegiatan yang dilakukan Sekretariat Dewan (Setwan) yang tanpa melalui proses lelang, mengingat nilainya sampai Rp 157,5 juta. Penegasan tersebut disampaikan Direktur Eksekutif Pattiro Solo Alif Basuki saat dihubungi Espos, Selasa (8/9), melalui telepon selulernya. Alif menyatakan, kegiatan Bintek itu memang sangat dibutuhkan anggota Dewan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas anggota Dewan, terutama yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) anggota Dewan. Menurut dia, kegiatan itu mestinya tidak harus menggunakan anggaran yang besar, apalagi setiap anggota Dewan di-budget sampai Rp 3,5 juta, tetapi bisa menggunakan strategi anggaran yang murah.

”Mekanisme pengadaan kegiatan juga tanpa melalui tender, melainkan melalui penunjukan terhadap institusi tertentu. Jelas upaya itu menunjukkan ketidakefisienan anggaran, apalagi waktunya hanya tiga hari (mulai 10-12 September 2009-red). Apakah penentuan alokasi anggaran itu sudah sesuai dengan standar harga yang tercantum dalam indeks harga di Solo?” ujarnya.

Dilihat dari lokasinya, tambah Alif, mestinya tidak harus di Yogyakarta, melainkan bisa di Solo atau Tawangmangu yang sudah tersedia sarana dan prasarananya. Dia menguraikan, memang untuk pengadaan di Solo sendiri harus ada komitmen dari masing-masing anggota Dewan untuk hadir. ”Saya yakin selama tiga hari itu, pasti ada anggota Dewan yang tidak hadir, terutama yang incumbent. Ke depan mestinya kegiatan Bintek itu disesuaikan dengan kebutuhan dari masing-masing anggota Dewan secara personal, sehingga lebih hemat anggaran,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Sementara DPRD Solo Supriyanto saat ditemui wartawan, Selasa kemarin, menyatakan, anggaran untuk Bintek anggota Dewan itu sudah sesuai dengan standar dari Departemen Keuangan (Depkeu). Bila dibandingkan dengan kegiatan serupa pada awal periode sebelumnya, lanjut dia, masih sama, hanya perbedaannya terletak pada lokasi, transportasi dan waktunya. Pelaksanaan Bintek itu, menurut dia, diperuntukan untuk meningkatkan wawasan semua anggota Dewan, terutama yang berkaitan dengan tugas dan fungsi pengawasan, budgeting atau anggaran dan regulasi. – trh

Source:

http://www.solopos.co.id/sp_search_detail_tamu.asp?id=284442

Irfan

Bergabung dengan PATTIRO Surakarta sejak 2009 sebagai Staff IT. Tugas utamanya adalah mengelola keberadaan situs PATTIRO Surakarta ini. Blog pribadinya adalah http://irfanhanafi.web.id.

You may also like...

1 Response

  1. semuanya sudah bobrok..ndak ada yg dipilih…! harus dihapus satu generasi……Semua pemimpin tdk bertanggung jawab…PEMIMPIN PEMERINTAHAN,NEGARA,BANGSA,MASYARAKAT,GOLONGAN,AGAMA,dll. mana suaramu..? melihat kebejatan di depan mata dan hidung hanya DIAM SAJA..?INIKAH YG DINAMAKAN AMANAH….???prettt…..!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *