Mengasah Kemampuan Kader Posyandu dalam Promkes di Bojonegoro

PATTIRO Surakarta mulai melakukan pendampingan dan peningkatan kapasitas kader Posyandu dalam melakukan upaya Promosi Kesehatan (Promkes) di kawasan kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro melalui skema Program Penguatan Posyandu untuk Peningkatan Kesehatan Masyarakat melalui Promosi Kesehatan di Bojonegoro. Program ini merupakan kerjasama dengan Exxon Mobil Cepu Ltd (EMCL).

IMG_5025Dalam skema program ini PATTIRO Surakarta terus melakukan peningkatan pengetahuan, kapasitas dan kemampuan para kader Posyandu di 12 (dua belas) Desa di Kecamatan Gayam melalui berbagai pendekatan, yakni pendampingan rutin; pelatihan dan diskusi serial rutin dengan menghadirkan para pakar di bidangnya.

Selama satu tahun di tahun 2015, upaya ini telah cukup membuahkan hasil yang menggembirakan. Ada 93% Posyandu telah cukup mampu menghidupkan Meja 4, yakni meja promosi kesehatan, dimana lebih dari 100 orang kader Posyandu se-Kecamatan Gayam telah memilki kapasitas dan kemampuan menyampaikan berbagai materi promosi kesehatan untuk ibu hamil, balita dan ibu menyusui.

Kondisi ini jika dibandingkan dengan studi awal (Baseline), hanya ada 10% Posyandu dari 42 Posyandu se-Kecamatan Gayam yang menghidupkan Meja 4. Alasan para kader saat itu adalah tidak memiliki pengetahuan yang cukup untuk melakukan upaya ini. Sehingga mereka cenderung bergantung pada bidan desa yang melakukan. Bisa dibayangkan jika hanya mengandalkan bidan desa seorang untuk melakukan ini sementara bidan juga dibebani dengan pemeriksaan rutin para ibu dan balita.

Pendekatan melalui pendampingan dan pelatihan, dimana PATTIRO Surakarta telah memiliki pengalaman dalam melakukan hal tersebut di Kota Surakarta lebih dari 6 tahun itulah yang kemudian di-replikasi dilakukan di Bojonegoro.

Screen Shot 2016-06-18 at 12.45.20 AM

Intervensi ini memang tidak mudah awalnya. Perlu meyakinkan para kader Posyandu bahwa mereka memiliki potensi yang dapat dikembangkan. Berbekal pengalaman lembaga dan kapasitas para pelaksana program di lapangan maka cukup mampu meyakinkan para kader untuk mau memulai hal ini.

Saat ini, setidaknya para kader dan ibu hamil di desa-desa di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro telah merasakan manfaatnya. Posyandu bukan lagi sekedar menimbang balita dan memberikan makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita namun telah memberikan manfaat bagi para ibu hamil dan ibu dengan balita mengenai upaya-upaya kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatannya.

Rokhmad Munawir

lebih lanjut tentang beliau sila kunjungi blog pribadinya di Rerasan dari Dusun

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *