Mendorong Akuntabilitas Pelayanan Adminduk

Dialog dg Disdukcapil-16 Mei 2013Kamis (16/5) kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil kota Surakarta nampak lebih ramai dibanding hari kerja biasanya. Tak hanya ruang pelayanan yang ramai didatangi oleh masyarakat yang hendak mengakses pelayanan kependudukan baik itu KTP, e-KTP, Akta kelahiran, Kartu Keluarga, dsb., ruang rapat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surakarta juga nampak dipenuhi oleh puluhan orang yang mengenakan pakaian non-dinasnya. Rupanya pukul 11.00 WIB PATTIRO Surakarta bersama komunitas mitra tengah berdialog dengan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surakarta dan jajarannya di instansi layanan kependudukan tersebut.

Jalannya dialog dibuka oleh Bp Puja Haryanto selaku Kepala Dispendukcapil, beliau sebelumnya menjabat kepala BPMPT Surakarta. Bapak Puja mengapreasiasi kehadiran PATTIRO Surakarta beserta komunitas mitranya di lingkungan Dispenduk dalam rangka berkumpul, bersilatrihami, berdialog. Harapan Beliau adalah kegiatan tersebut akan bermanfaat dalam peningkatakan pelayanan. “Sumbang saran sangat kami harapkan dan nantinya diharapkan dapat menjaga komunikasi tidak hanya dalam sebuah forum dialog”, ungkap Pak Pujo, panggilan akrab beliau.

Selain Kepala Dinas turut hadir dan pro aktif dalam dialog kali ini antara lain Bapak Subandi selaku Kasi Indentitas Penduduk, Bapak Said R. selaku Kabid Data dan Statistik, Bapak Pramono selaku Kabid Pencatatan Sipil dan Bapak Sri selaku Kabid Data dan Informasi.

Dalam dialog siang hari itu (16/3) Pak Pujo menyampaikan beberapa informasi terbaru dalam penyelenggaraan pelayanan kependudukan. Pertama, terkait Surat Edaran Mendagri 6 Mei 2013 tentang tindak lanjut putusan MK tertanggal 30 april; pasal 32 ayat 2 UU 32/2006 tentang akta kelahiran utamanya. Kaitannya dengan hal ini isi pentingnya ada dua yakni, sejak 1 Mei 2013 pelaporan kelahiran yang melampaui batas 1 tahun, mencatatannya tidak lagi melalui proses pengadilan negeri. Perihal hal ini Dispendukcapil Kota Surakarta akan menindaklanjutinya dengan akan sosialisasi langsung dan via Email Dispendukcapil. Pencatatan kelahiran akan dilakukan setelah mendapat keputusan Kepala Dispendukcapil.

Informasi kedua menyangkut bidang kependudukan bahwa pelayanan KTP elektronik (e-KTP), akan dilayani sampai 31 Desember 2013. Blanko sudah tidak akan diadakan, hal ini sesuai edaran Kemendagri. Program e-KTP selesai perekaman akan dilakukan sampai akhir Juni 2013. Oleh karena itu pelayanan perekaman akan dilayani di Kecamatan dan Kantor Dispenducapil. Membahas pemberitaan dari Surat Edaran Kemendagri bahwa e-KTP tidak boleh difotokopi hal ini sebetulnya akan berkaitan dengan seringnya e-ktp dicopy akan mengganggu chip yang tertanam di dalamnya.

Harapan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Surakarta juga dimohonkan kelompok masyarakat yang hadir dalam dialog interkatif tersebut menjadi penyambung lidah dari informasi-informasi yang telah dibuka Dispendukcapil tersebut.

Usai Bapak Kepala Dispenduk menyampaikan beberapa informasinya Rokhmad Munawir, Koordinator Program pada PATTIRO Surakarta melanjutkan jalannya diskusi dengan menyampaikan beberapa masalah dalam layanan kependudukan hasil pemetaan dengan kelompok-kelompok komunitas mitra PATTIRO Surakarta, diantara adalah:

  • Belum meluasnya sosialisasi terkait prosedur, persyaratan dan kebermanfaatan dokumen kependudukan belum dirasakan oleh seluruh masyarakat Kota Surakarta, sehingga banyak diantara masyarakat yang masih miskin informasi dan menyebabkan kebingungan bagi mereka.
  • Pengelolaan pengaduan yang dirasakan oleh segenap kalangan warga Surakarta belum sesuai dengan harapan juga disampaikan

Tindak lanjut ke depan yang perlu untuk direalisasikan dan diawasi pelaksanaannya adalah

  1. Cakupan sosialisasi layanan kependudukan yang lebih luas kepada masyarakat dengan berbagai macam kelompok sasaran.
  2. Kompetensi petugas sosialisasi sehingga informasi yang dibagikan dapat jelas, lengkap dan komprehensif perlu menjadi sebuah komitmen tersendiri dari pelaksana pelayanan publik.
  3. Perumusan bersama dalam membangun pengelolaan pengaduan agar komunikasi dapat berjalan dengan baik.
  4. Yang terakhir dalam rekomendasi yang disampaikan oleh Rokhmad Munawir terkait adanya perencanaan partisipasi, Dispendukcapil menanggapinya dan akan mengoptimalkan SOP Pelayanan, Pengelolaan pengaduan, Keterlibatan masyarakat dalam penyusunan SOP Layanan dan Standar Pelayanan.

Ditulis oleh: Tiyas Nur Haryani (Staf Program SIAP 2 PATTIRO Surakarta )

Tiyas Nur Haryani

Kelahiran Karanganyar 2 Oktober 1989. Menyukai dunia literasi yang kemudian membawa artikelnya kerap muncul pada harian Lokal maupun Nasional. Menyelesaikan S1 Ilmu Administrasi Negara FISIP UNS pada tahun 2011, dan saat ini sedang melanjutkan studi S2 di Magister Administrasi Publik di kampus yang sama.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *