Hearing Raperda Pelayanan Publik Surakarta

Telah lahirnya Undang-undang No 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik coba ditindak lanjuti oleh jajaran legislatif Kota Surakarta. Raperda Pelayanan Publik tengah digodok oleh Pansus Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Surakarta Tentang Pelayanan Publik.  Hearing Raperda Kota Surakarta Tentang Pelayanan Publik dilakukan Selasa (13/11) di Graha Paripurna DPRD Surakarta. Mengenai belum adanya PP berkait UU 25/2009, hal itu tidak akan menjadi hambatan. Sebab ada PP 65/2005 tentang Pedoman Penyusunan dan Penerapan Standar Pelayanan Minimum yang bisa menjadi acuan dalam pembahasan raperda.

Hearing dilakukan bersama dengan perwakilan dari tiap Satuan Kerja Perangkat Derah (SKPD) Kota Surakarta sehingga didapatkan persepsi yang sama terkait Raperda Pelayanan Publik. Selain dari SKPD hadir pula perwakilan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) masing-masing kelurahan, tokoh masyarakat dan LSM Pattiro Surakarta. Dengan dilakukannya hearing tersebut Pansus berharap akan banyak aspirasi masyarakat yang tertampung demi penyempurnaan dari Reperda Pelayanan Publik.

Lahirnya Perda Pelayanan Publik akan memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan publik sesuai amanat perUndang-Undangan di atasnya. Komitmen penyelenggara pelayanan publik di daerah dalam membuka ruang-ruang partisipasi publik bagi masyarakatnya akan semakin kuat. Masih ditemukan banyak kekurangan dalam Raperda Kota Surakarta tentang Pelayanan Publik akan segera disempurnakan dengan memasukkan aspirasi hasil hearing. Harapannya adalah setelah adanya penyempurnaan dan lahirnya Perda tersebut pelayanan publik Kota Surakarta semakin meningkat, mampu diminimalisir minimnya pemenuhan pelayanan publik yang berkualitas. Terkait dengan hasil survei knowledge, attitude and practice (KAP) Pelayanan Publik di Kota Surakarta menunjukkan hasil rendahnya sikap aktif masyarakat dalam berpatisipasi di penyelenggaraan pelayanan publik Kota Surakarta. Lahirnya Perda Pelayanan Publik di Kota Surakarta diharapkan mampu meningkatkan rasa percaya diri masyarakat untuk mampu dan mau turut serta mengisi ruang partisipasi publik.

 

Rokhmad Munawir

lebih lanjut tentang beliau sila kunjungi blog pribadinya di Rerasan dari Dusun

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *