Boyolali Cukup Kilat Buat Perda

Inilah salah satu hal yang menjadi keresahan para peserta dengar pendapat di Komisi IV DPRD Boyolali, Selasa, (4/10/2011). Peserta public hearing ini mengatasnamakan diri Jaringan Kerja (Jaker) Boyolali yang terdiri dari berbagai organisasi seperti LBKUB, LKTS, Pattiro Surakarta, Fatayat NU, DKR dll.

images : google.com

“Kalau bisa jangan jadikan kesehatan itu semata-mata untuk mendongkrak PAD, di draft rancangan peraturan daerah retribusi kesehatan Boyolali ini kok mengesankan seperti itu. Kalau seperti itukan kasihan masyarakat. Mohon dikritisi“, ungkap Siti Ulfah, Pattiro Surakarta.

“Kenapa di Boyolali ini begitu cepat dalam menggedok peraturan daerah? Sebenarnya itu dipaksakan atau tidak ada yang mau mengkritisi sehingga beberapa peraturan daerah yang saya tidak bisa menyebutkan satu persatu itu cepat sekali prosesnya. Saya melihat banyak hal yang kurang diperhatikan” tambah Subchan, koordinator Jaker.

Menanggapi berbagai aduan tersebut ketua Komisi IV DPRD Boyolali, M Basuni menyatakan bahwa memang di Boyolali itu DPRD tidak bisa berjalan sendiri. Di internal DPRD sendiri kadang terjadi pergolakan yang cukup keras dalam membahas kebijakan termasuk membahas peraturan daerah. Maka tidak heran jika draft peraturan daerah yang sebenarnya di kalangan DPRD sendiri ada yang tidak berkenan bisa mengglinding cepat. Anggota dewan yang mau mengkritisi lebih tajam justru terancam dimusuhi sesama dewan.

Maka disinilah perlunya partisipasi masyarakat di luar dewan untuk bisa mewarnai kebijakan Boyolali. M Basuni sendiri mengakui bahwa fungsi legislatif itu masih belum maksimal, apalagi memenuhi harapan rakyat yang memilihnya. Namun dia berjanji akan memperjuangkan aduan masyarakat tersebut di meja dewan.

Oleh: Sulatri, Pegiat Pattiro Surakarta

Irfan

Bergabung dengan PATTIRO Surakarta sejak 2009 sebagai Staff IT. Tugas utamanya adalah mengelola keberadaan situs PATTIRO Surakarta ini. Blog pribadinya adalah http://irfanhanafi.web.id.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *