Kapan Solo Membatik Dunia Pendidikan?

Hari ini tanggal 23 Oktober 2009, pada pukul 15.00 hingga pukul 17.40 WIB pemerintah kota Surakarta kembali menggelar karnaval batik di sepanjang jalan Slamet Riyadi. Acara yang bertema “Solo Membatik Dunia” ini mengambil Rute yang dilalui oleh peserta kirab yang berjumlah kurang lebih 6000 orang ini (solopos, 3 Oktober 2009) adalah Sriwedari hingga Kantor Balaikota Surakarta.

DSC06200 Pada kesempatan yang sama, Joko Wi sebagai Walikota Surakarta juga me-launching pemberlakuan kurikulum muatan lokal Mata Pelajaran Seni Batik untuk sekolah-sekolah di Surakarta. Acara yang digelar meriah ini sebagai wujud pengakuan Batik sebagai warisan dunia oleh UNESCO. Sehingga pemerintah Indonesia pun juga melakukan kampanye penggunaan batik nasional pada tanggal 2 Oktober 2009.

Di hari yang sama, PATTIRO Surakarta juga mengadakan diskusi expert pendidikan yang dihadiri oleh 20 orang, yang terdiri atas mahasiswa, para pelaku pendidikan, maupun juga kalangan yang concern terhadap pendidikan terutama di kota Surakarta. Selain ditemukannya beberapa masalah dalam dunia pendidikan di Surakarta, diskusi ini juga menghasilkan point-point penting yang harus dilakukan oleh para pegiat pendidikan di Surakarta.

DSC06097 Point itu antara lain adalah :

  • Mengawal APBD 2010 untuk memprioritaskan program pendidikan sebagai salah satu jalan pengentasan kemiskinan di Kota Surakarta
  • Mengusulkan pembahasan ulang Raperda Pendidikan Kota Surakarta untuk mengurangi masalah-masalah pendidikan di Kota Surakarta
  • Mendorong Pemerintah kota surakarta untuk segera mensosialisasikan unit cost kebutuhan setiap siswa sekolah untuk jenjang SD hingga SLTA.
  • Melakukan komunikasi politik kepada DPRD yang baru.

Berita Terkait:
http://soloraya.net/03/10/2009/karnaval-batik-solo-dan-dunia-pendidikan/soloraya/

Twitter Digg Delicious Stumbleupon Technorati Facebook

Belum Terdapat Komentar untuk Tulisan ini..

Tinggalkan Komentar

Improve the web with Nofollow Reciprocity.