Aliansi Perempuan Menggugat

Hari Minggu, 19 Mei 2013, Aliansi Perempuan Menggugat yang merupakan gabungan dari beberapa elemen di Kota Surakarta yakni ASPPUK JAWA, WKRI, PATTIRO Surakarta, ATMA, YAPHI, SpekHAM,Kaukus Perempuan Surakarta, Jejer Wadon melakukan aksi di Car Free Day dari Perempatan Gendengan ke Bundaran Gladag.

Berikut adalah pernyataan sikap dari Aliansi Perempuan Menggunggat tersebut:

Sungguh mirisnya jika kita melihat fenomena yang terjadi di negara ini. Di saat rakyat ditempa berbagai kesulitan hidup ternyata banyak para pejabat yang melakukan korupsi uang rakyat dengan santainya. Korupsi semakin terencana dan terorganisir rapi sulit terendus oleh para penegak hukum. Bahkan ketika ada pelaku korupsi sederet perempuan dibelakangnya dijadikan objek pemberlakuan ketidakadilan terhadap mereka, entah itu disadari ataupun tidak oleh perempuan sendiri.  Lanjutan →

Mendorong Akuntabilitas Pelayanan Adminduk

Dialog dg Disdukcapil-16 Mei 2013Kamis (16/5) kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil kota Surakarta nampak lebih ramai dibanding hari kerja biasanya. Tak hanya ruang pelayanan yang ramai didatangi oleh masyarakat yang hendak mengakses pelayanan kependudukan baik itu KTP, e-KTP, Akta kelahiran, Kartu Keluarga, dsb., ruang rapat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surakarta juga nampak dipenuhi oleh puluhan orang yang mengenakan pakaian non-dinasnya. Rupanya pukul 11.00 WIB PATTIRO Surakarta bersama komunitas mitra tengah berdialog dengan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surakarta dan jajarannya di instansi layanan kependudukan tersebut. Lanjutan →

Underpass Purwosari akan Dilengkapi Jalur Khusus Becak

dok.timlo.net/daryono

Solo – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Solo menjamin adanya jalur khusus bagi becak dan sepeda di underpassPurwosari, Laweyan. Jaminan tersebut disampaikan di depan puluhan pengayuh becak yang beraudiensi di Kantor Dishubkominfo Solo, Selasa  (14/5).

Dalam audiensi tersebut, Ketua Paguyuban becak Jasa Karya (PJK), Eko Kuswantoro mengatakan pihaknya mendukung sepenuhnya pembangunanunderpass Purwosari. Hanya saja pihaknya meminta adanya jalur khusus bagi becak. Lanjutan →

Memecah Budaya Diam

YAPPIKA, SOLO – Mengajak warga untuk tidak tinggal diam atas kualitas pelayanan publik ternyata tak semudah dibayangkan. Demikian pula mengajak para penyelenggara layanan publik untuk meningkatkan pelayanannya. Kebutuhan akan informasi dan inovasi menjadi sesuatu hal yang harus diperhatikan.

Hal tersebut muncul dalam diskusi interaktif bertema “Membangun Budaya Akuntabilitas: Belajar Dari Prestasi Dan Tantangan Program”, di Hotel Sunan, Surakarta, 22 April 2013. Hadir sejumlah pembicara; Dosen jurusan Manajemen dan Kebijakan Publik UGM, Drs. Ratminto, M.Pol. Admin; Kepala Dinas Kesehatan Kota Surakarta, dr. Siti Wahyuningsih, M. Kes.; Rokhmad Munawir Penggiat LSM PATTIRO Surakarta.

“Cara mengonsolidasikan warga tidaklah mudah,” kata Rokhmat Munawir saat diminta menceritakan pengalamannya melakukan konsolidasi warga.

Menurutnya, hal pertama yang harus dilakukan adalah memunculkan trust. Sebagai kelompok LSM yang posisinya berada di tengah-tengah, haruslah mampu memunculkan kepercayaan. PATTIRO Surakarta terus berupaya memunculkan kepercayaan dari masyarakat dan penyelenggara layanan, sehingga dapat menjadi penghubung antara masyarakat dan pemerintah. “Dalam membangun trust, kebutuhan utamanya adalah pengetahuan dan informasi,” ujarnya. Lanjutan →